My Story
Annyeong!
Welcome to my blog guys. Sebelumnya mau
perkenalan dulu deh, namaku Neng Sri Intan Septiani, biasa dipanggil Neng Sri. Aku
mahasiswi Sistem Informasi semester 6 di Universitas Nusa Putra. Sebelumnya pada
tau kan Universitas Nusa Putra itu dimana? Yups betul sekali, di Sukabumi.
Kampus tercinta dengan banyak keunggulannya seperti beragamnya beasiswa, para
dosen nya dari lulusan terbaik, bisa mendapat kesempatan magang di luar negeri,
double degree, dan banyak loh mahasiswa bule disana hehe :D
Ok. Di blogku kali ini, aku mau nyeritain
nihh beberapa pengalaman aku dalam implementasi Nilai-nilai luhur, yah bisa
disebut juga dengan Trilogi Nusa Putra. Apa aja sih Trilogi Nusa Putra itu? Trilogi
Nusa Putra terdiri dari Amor Deus (Cinta Kasih Tuhan), Amor Parentium (Cinta
Kasih Orang Tua) dan Amor Concervis (Cinta Kasih Sesama). Yang mana Trilogi itu
harus dijunjung tinggi dan di implementasikan pada kehidupan sehari-hari kita. Nah
untuk lebih jelasnya, kalian bisa kunjungi web Universitas Nusa Putra pada link
ini: https://nusaputra.ac.id/tentang/nilai-nilai-luhur/
AMOR DEUS
Pengalaman pertama yang dikaitkan dengan Amor Deus (Cinta Kasih Tuhan), karena aku tinggal dan seorang santrawati disalah satu pesantren besar di Sukabumi, pasti banyak sekali kegiatan yang berkaitan dengan salah satu Trilogi Nusa Putra yang satu ini. Seperti mengaji setiap hari, hapalan, acara mulud, haol, hari santri dan lain-lain. Nah pengalaman yang akan aku ceritakan kali ini acara yang selalu aku ikuti salah satunya yaitu acara Haol sekaligus hari jadi Pesantrenku yang selalu diadakan setiap tanggal 1 Januari. Setiap acara ini diadakan, lingkungan pesantren pasti sangatlah ramai, seperti satu minggu sebelum acara dimulai, pasti banyak sekali bazar yang diadakan oleh santri-santri disana. Ada yang berjualan kitab-kitab, merchandise pesantren, dan lain-lain. Di hari acara, seluruh santri dan santriwati akan berziarah ke maqbarah pendiri pesantren, mengaji hingga bersholawat Bersama-sama. Bukan hanya itu, pesantren juga akan kedatangan tamu tamu dari pesantren luar seperti Habib Abdurrahman dari Cijurey, Habib dari Yaman dan lainnya. Tak hanya acara haol, aku pun selalu membantu para ustadz dan ustadzah untuk membantu menalar hapalan para santriwati di pesantren. Bisa kita lihat dokumentasi yang saya ambil saat aku mengikuti acara haol dan hapalan kitab. (maaf yah foto dan videonya gak jelas huhu )
AMOR PARENTIUM
Ok, Lanjut ke pengalaman kedua yang dikaitkan dengan Amor Parentium (Cinta Kasih Orang Tua). Berbakti pada orang tua merupakan suatu kewajiban untuk seorang anak. Jika seorang anak berbakti kepada kedua orang tuanya, berarti kita telah berterima kasih kepada keduanya, dan jika kita telah berterima kasih kepada keduanya, berarti kita telah bersyukur juga kepada Allah SWT. Banyak sekali cara untuk berbakti kepada orang tua, seperti membantunya, merawatnya, menyayanginya, memperhatikannya dan lain-lain. Salah satu yang aku ceritakan kali ini yaitu Ketika mamahku sedang dirawat di rumah sakit, saat semester 2 penyakit mamah kambuh dan harus dilarikan ke rumah sakit. Karena aku tinggal Bersama saudaraku dan jauh dengan orang tua ku. Aku dan saudaraku segera pulang ke Purwakarta untuk merawat mamah di rumah sakit apalagi mamah sampai harus di operasi. Di rumah sakit hanya ada kakakku dan aku yang merawat mamah. Dan alhamdulillahnya, 5 hari mamah sudah diperbolehkan pulang ke rumah. Karena kesibukan kakakku ditambah akupun kuliah, terpaksa kita berdua harus pulang kembali ke Sukabumi, dan mamah dirawat oleh bapakku.
AMOR CONCERVIS
Ok, yang terakhir pengalaman yang dikaitkan dengan Amor Concervis (Cinta Kasih Sesama). Pengalaman yang akan dikaitkan dengan salah satu Trilogi Nusa Putra ini yaitu saat mengabdi di masyarakat yaitu mengajar di salah satu sekolah TK di suatu desa. Di perkuliahan, aku mengikuti salah satu organisasi yaitu organisasi jurusanku. Himpunanku mengadakan suatu pengabdian di masyarakat selama satu minggu. Aku dan teman teman membantu pada guru untuk mengajar anak anak disana, mulai mengajarkan mereka membaca, menulis sampai senam bersama. Tak hanya itu, kita juga mendekor dan merapikan ruangan kelasnya untuk mempercantik kelas mereka. Berkat pengabdian itu, aku dapat pelajaran dan pengalaman yang bermanfaat sekali.
Mungkin hanya segitu aja kali ya nyeritain pengalaman aku kali ini. Sebelumnya makasih udah baca ceritaku ini. Maaf kalo kata katanya gak nyambung atau gimanapun ya manteman hehe :D
Ok makasihh~




Komentar
Posting Komentar