[RANGKUMAN] Sistem Keputusan Penilaian Kinerja Karyawan Dengan Menggunakan Metode Analitical Hierracy Process

Evaluasi Kinerja merupakan suatu proses Organisasi dalam mengevaluasi pekerjaan setiap individunya. Selain itu, tinjauan kinerja dapat dilakukan untuk memberikan informasi tentang promosi dan menentukan gaji  karyawan. didalam Penelitian  yang saya rangkum ini, dilakukan di Puskesmas  Kadudampit adalah salah satu dari fungsi pelayanan  kesehatan. adanya masalah kualitas pekerjaan karyawan lapangan yaitu tidak stabilnya kinerja karyawan setiap bulan disebabkan karena  kurangnya  pengawasan tidak maksimal. oleh karena itu, mungkin berdampak pada layanan pada publik dari pelayanan puskesmas. Penelitian yang saya rangkum ini, menggunakan metode AHP (Analitical Hierarchy Process) dapat mengurangi   masalah masalah   pada puskesmas dalam pemberian penilaian kinerja karyawan  honorer. Pemilihan menggunakan metode AHP, berhasil dibangun guna menghasilkan suatu keputusan yang lebih objektif dengan   pemberian nilai pada setiap kriteria-kriteria yang telah ditentukan dan mendapatkan hasil dari  penilaian dengan nilai sikap 2.3446, kedisiplinan 0/860, kehadiran 0.820 dan 0.549. Setelah melakukan observasi dan wawancara terhadap karyawan puskesmas maka data dapat diperoleh  untuk dijadikan bahan  penelitian  walaupun data tersebut kurang  maksimal karena karyawan yang diuji untuk wawancara dan hasil observasi hanya mulai dari jabatan/posisi yang berada sehingga  nilai yang diperoleh masih secara sepihak. Hasil SQA (Software  Quality Assurance) dengan menggunakan 5 orang user secara acak mendapatkan nilai rata–rata 81, yang artinya bahwa hasil  penelitian ini dapat diterima oleh pihak pengguna dalam melakukan proses penilaian kinerja karyawan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memanfaatkan Blog Di Esensialitas Era Digital

DATA MINING 3 [Analisis Sentiment Masyarakat terhadap Kasus Covid-19 pada Media Sosial Youtube dengan Metode Naive bayes]

DATA MINING 1 [Penerapan K-Means dalam Efektivitas Pembelajaran E-Learning pada Masa Pandemi Covid-19]