Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penerimaan Karyawan Dengan Metode Analytical Hierarchy Process

Proses perekrutan karwayan merupakan sebuah kegiatan yang selalu dilakukan oleh sebuah perusahaan dalam memenuhi salah satu target dan pencapaiannya.  Karena itu proses perekrutan yang obyektif, transparan, serta profesional harus dilakukan demi pemenuhan sumber daya manusia yang sesuai dengan kriteria yang diharapkan.

Suatu perusahaan, dengan nama perusahaan PT. XYZ, sebuah perusahaan di bidang garmen, dimana perusahaan ini tentu harus bersaing dengan perusahaan yang sejenis. Dikarenakan semakin ketatnya persaingan, sehingga perusahaan membutuhkan suatu sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten, namun bisa bertahan serta bersaing dengan sumber daya manusia perusahaan lainnya. Menurut data statistik Kabupaten Sukabumi dari tahun 2010 – 2014 komposisi para pencari kerja pria dan wanita cenderung meningkat, Kondisi ini tentunya menjadi tugas Pemerintah Daerah dalam penyediaan lapangan kerja bagi masyarakatnya. Oleh karena itu kerjasama antara Pemerintah dan Dunia usaha/industri dalam penyediaan lapangan kerja itu sangatlah penting. Disisi lain, penyediaan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja khususnya di Industri hendaknya disiapkan dengan baik, sehingga visi Pemerintah Daerah dalam mensejahterakan masyarakat serta tujuan perusahaan bisa terlaksana dengan baik.

Masalah dalam penelitian ini yaitu adanya proses rekrutmen yang masih kurang sesuai kriteria perusahaan, sehingga perusahaan kesusahan dalam menempatkan seorang karyawan karena ada beberapa karyawan yang tidak sesuai dengan kriteria dan kualifikasi yang dibutuhkan.

Dalam grafik data karyawan menjelaskan bahwa 27% karyawan yang ada di PT.XYZ kurang cocok dengan kebutuhan perusahaan, meskipun secara perlahan mereka berusaha beradaptasi dengan situasi dan lingkungan kerja. 37% Tidak cocok dengan kebutuhan perusahaan, hanya 23% sangat cocok dan 13% sangat cocok. Dalam hal ini menggambarkan bahwa adanya kekeliruan pihak manajemen perusahaan dalam proses perekrutan karyawan dengan kebutuhan dilapangan.

Penelitian perusahaan ini menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). berdasarkan beberapa penelitian sebelumnya, dimana metode AHP ini lebih baik dari SAW dengan nilai 84,62% tepat dengan hasil yang diharapkan pengguna, sementara dengan metode SAW hanya memperoleh presentase 76,92% dalam pemilihan paket internet, lebih cocok 100% dalam pencocokan perangkingan siswa menurut nilai raport dibandingkan metode SAW dengan nilai 33,33%, serta pemilihan kualitas smartphone dilakukan dengan baik. Memberikan hasil perangkingan karyawan baru yang sangat baik dengan kriteria Pengalaman kerja, Rekomendasi, Wawancara, Penampilan, Keadaan Fisik, serta pemilihan supplier terbaik.

Penelitian ini memberikan solusi bagi perusahaan agar mempermudah dalam proses pengambilan keputusan secara tepat dan obyektif dengan tersedianya informasi data calon karyawan yang akurat, sehingga sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan perusahaan. Kemudian dapat memberikan manfaat dalam mendapatkan kriteria calon karyawan sesuai dengan kebutuhan perusahaan, sehingga pihak manajemen dapat tepat dalam pengambilan keputusan.

Setelah dilakukan proses analisis bahwa penggunaan metode AHP dapat membantu pihak manajemen dalam proses penyelesian calon karyawan baru secara obyektif, dengan kriteria yang diuji diantaranya tes tulis, wawancara, sof skill, experience dan grooming. Hal ini diperlihatkan melalui proses perangkingan yang dilakukan terhadap 5 calon karyawan baru a.n Resna dengan nilai 0.21231 dengan ranking 1, selanjutnya Iyang dengan nilai matrik 0.21055 dengan rangking 2, Rudi dengan nilai matrik 0.21020 dengan rangking 3, Fina dengan nilai matrik 0.18829 dengan rangking 4 serta Alfin dengan nilai matrik 0.17865 dengan rangking 5. Hasil pengujian sistem yang dibuat berbasis website dengan metode SQA diperoleh nilai uji 82.7, hal ini artinya sistem dikatagorikan baik yang diuji oleh 5 orang responden serta dapat digunakan secara significant oleh pihak manajemen.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memanfaatkan Blog Di Esensialitas Era Digital

DATA MINING 3 [Analisis Sentiment Masyarakat terhadap Kasus Covid-19 pada Media Sosial Youtube dengan Metode Naive bayes]

DATA MINING 1 [Penerapan K-Means dalam Efektivitas Pembelajaran E-Learning pada Masa Pandemi Covid-19]